Skip to content

Revolusi permainan sepak bola

Berbagai macam sistem permainan telah dicetuskan oleh pelatih-pelatih hebat di dunia untuk meraih kemenangan. Dari era ke era telah lahir banyak sistem permainan. Di eranya dan mungkin juga hingga saat ini, sistem-sistem permainan tersebut begitu populer dan diadopsi oleh banyak tim.

Di era sebelum piala dunia bergulir, dunia mengenal berbagai macam sistem permainan dengan menumpuk banyak pemain di lini depan dan menyisakan sedikit pemain di lini belakang. Misalnya: formasi 2-2-6, 1-2-7, 1-1-8 dan 2-3-5. Skema permainan saat itu dibuat ke arah mencetak gol secepat mungkin. Sama sekali tidak ada istilah bermain possession football di daerah pertahanan sendiri maupun lawan seperti yang sering terjadi di pertandingan sepakbola modern.

Pada tahun 1925 , perubahan aturan offside  membuat seorang pelatih yang bernama Herbert Chapman mencetuskan sebuah sistem yang dikenal dengan formasi WM. Jika menggunakan sistem angka, formasi WM sama dengan 3-2-2-3.  Pada 1930-an, Arsenal dan hampir semua klub di Inggris sudah menggunakan formasi ini. Akibat skema ini pula, posisi centre back mulai muncul dan menjadi bagian yang sangat vital dari formasi sepakbola modern.

Selain WM, di era 1930-an dunia sepakbola juga mengenal formasi ala pelatih Vittorio Pozzo, yakni 2-3-2-3, hanya menggunakan 2 bek di belakang. Formasi ini begitu populer kala itu karena Vittorio Pozzo berhasil mengantarkan timnas Italia menjadi juara dunia secara beruntun (1934 dan 1938) dengan menggunakan formasi ini.

Di pertengahan era 1930 hingga 1950-an, sebuah gaya permainan sepakbola bertahan yang mengedepankan konsep bek ketiga berhasil mengejutkan dunia. Gaya permainan tersebut bernama verrou. Timnas Swiss yang tanpa bintang saat itu berhasil membuat kejutan di Piala Dunia dengan menggunakan gaya permainan ini, seperti menahan imbang Cekoslowakia dan menaklukkan Italia dengan skor telak 4-1.

Pada era 1950 hingga awal 1960-an, oleh pelatih Nereo Rocco dan Helenio Herrera, sistem verrou dibuat menjadi lebih defensif lagi dan diberi nama catenaccio. Catenaccio kemudian menjadi ciri khas permainan Italia hingga saat ini. Meski demikian, era 1950 hingga awal 1960-an bukan hanya milik catenaccio, namun juga ada formasi 4-2-4 serta gaya jogo bonito milik Brasil. Dengan formasi 4-2-4 serta gaya jogo bonitonya, Brasil berhasil menjadi juara dunia pada 1958. Akantetapi, formasi 4-2-4 tersebut tidak bertahan lama dan tidak bisa diadopsi oleh banyak tim karena dalam formasi tersebut dituntut adanya dua gelandang yang sangat komplit kemampuannya.

Di pertengahan 1960-an atau tepatnya pada Piala Dunia 1966, Inggris tampil dengan formasi 4-4-2 serta gaya kick and rushnya. Saat itu Inggris keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Jerman Barat. Imbasnya, banyak tim yang mengadopsi formasi 4-4-2 serta gaya kick and rush milik Inggris. Beberapa di antarannya adalah negara Eropa Timur seperti Polandia dan Bulgaria. Di samping itu, melalui formasi 4-4-2 lahirlah konsep tombak (striker) kembar serta konsep gelandang bertahan.

Pada tahun 1970, Brasil kembali menjadi juara dunia. Namun, kali ini tidak dengan formasi 4-2-4 melainkan 4-3-3. Mungkin hal ini dikarenakan sulitnya menemukan gelandang serba bisa yang dituntut pada formasi 4-2-4. Imbas dari keberhasilan Brasil menjadi juara dunia dengan menggunakan formasi 4-3-3 sangat terasa saat itu, dan bahkan hingga saat ini. Banyak tim yang mengadopsi formasi tersebut, termasuk timnas Indonesia dan Barcelona.

Di era 1970-an, dunia kembali dikejutkan oleh sebuah gaya permainan yang mengandalkan permainan kolektivitas tim. Gaya permainan tersebut bernama total football. Adalah timnas Belanda (runner-up Piala Dunia 1974 dan 1978) dan Ajax Amsterdam (juara Piala Champion…..) yang mempopulerkan gaya permainan tersebut. Total football begitu fenomenal dan melegenda. Pasalnya, konsep dari total football itu sendiri sangat luar biasa, yakni semua pemain bertahan harus menjadi penyerang, dan semua penyerang harus menjadi pemain bertahan, sehingga pemain dapat berpindah-pindah posisi setiap saat. Sayangnya, tidak banyak tim yang mampu mengadopsi gaya tersebut. Hal ini dikarenakan total football hanya mampu diperagakan oleh pemain dengan kemampuan fisik dan kecerdasan yang tinggi.

Pada 1980-an hingga awal 1990-an, gaya permainanyang  memadukan unsur skill individu  dan kerja sama para pemain kembali muncul. Gaya permainan tersebut adalah tango milik Argentina yang menjadi juara dunia pada 1986 dan runner up pada tahun 1990. Karakteristik tango yang mengandalkan kecepatan dan kelincahan kaki dalam menggiring bola sangat jelas terlihat pada beberapa pemain Argentina kala itu, seperti Maradona dan Chanigia.

Pada Piala Dunia 1990, Jerman Barat yang diarsiteki pelatih jenius, Franz Beckenbauer,  berhasil menjadi juara dengan menggunakan formasi 3-5-2. Alhasil banyak tim yang mengadopsi sistem permainan ini. Permainan dengan mengandalkan sweeper saat itu mulai banyak diminati orang.

Untuk saat ini, ada dua gaya permainan sepakbola yang dominan, yakni tiki-taka dan parkir bus. Tiki-taka sangat mengandalkan penguasaan bola melalui passing-passing pendeknya, sementara parkir bus merupakan gaya permainan dengan menumpuk pemain di kotak penalti sendiri. Parkir bus dicetuskan oleh pelatih-pelatih yang ingin membendung superioritas dari tiki-taka, seperti Jose Mourinho. Tiki-taka digunakan oleh Barcelona, sementara parkir bus digunakan oleh beberapa tim yang pernah berhadapan dengan Barcelona, seperti Chelsea, Inter Milan dan Glasgow Celtics.

Sumber referensi :
http://groups.yahoo.com/neo/groups/indonesia_damai/conversations/topics/20598

passing sebagai kerangka dasar formasi

Konsep dasar formasi (sistem) terkait erat dengan  passing . Passing dapat membentuk jaringan penting yang menghubungkan para pemain dalam suatu kesatuan. Adapun karakteristik passing yang menjadikannya istimewa dalam formasi (sistem) adalah sebagai berikut:

  1. a.       Waktu tempuh lebih cepat.
  2. b.      Perpindahan bola tidak selalu disertai perpindahan pemain.
  3. c.       Konfigurasi posisi para pemain di lapangan relatif terjaga dan hemat tenaga.

Bagaimana cara melatih/membentuknya ? Jawabannya adalah dengan melakukan permainan-permainan passing. Misalnya passing berpasangan, passing segitiga dan lain sebagainya, baik dengan one-touch passing (passing sekali sentuhan) maupun passing with controlling (passing dengan kontrol terlebih dahulu).  Adapun tujuan dari permainan passing adalah sebagai berikut:

  1. Memperkuat sebuah tim dalam hal ball possession (penguasaan bola).
  2. Membantu sebuah tim agar dapat dengan mudah merangkai serangan. Serangkaian proses passing merupakan salah satu cara  untuk membangun serangan yang bagus.
  3. Memperkuat insting para individu (pemain) dalam hal mengoper dan mengontrol bola.

 

 

Sumber Referensi:

http://www.supersoccer.co.id/berita/passing/

http://sambunganhidup.blogspot.com/2012/09/teknik-dasar-permainan-sepak-bola.html

 

macam-macam gaya permainan, dulu dan sekarang

Beberapa gaya permainan yang terkenal di dunia adalah verrou (Swiss), jogo bonito (Brasil), kick and rush (Inggris), total football (Belanda), catenaccio (Italia), tango (Argentina), tiki-taka (Spanyol) body crash football (Afrika) dan parkir bus.

  1. Verrou

Dalam bahasa Prancis, arti dari verrou adalah rantai. Verrou merupakan gaya permainan sepakbola dengan pertahanan berlapis layaknya rantai yang berpusat pada pemain verrouilleur (pemain yang sangat defensif dan diposisikan tepat di depan kiper). Gaya permainan ini muncul karena sang pencetusnya, Karl Rappan, terilhami oleh filosofi bahwa pertahanan merupakan kunci kesuksesan dan penyerangan diawali dari pertahanan. Gaya permainan ini menjadi pusat perhatian orang di era 1950-an, tepatnya saat tim nasional Swiss membuat kejutan di Piala Dunia yang diadakan pada tahun 1954. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan ini adalah timnas Swiss. Di samping itu, oleh banyak pihak, gaya permainan ini disebut-sebut sebagai cikal bakal lahirnya gaya permainan bertahan lainnya , yaitu catenaccio.

  1. Jogo Bonito

Menurut bahasa Portugis, jogo bonito berarti permainan indah . Jogo bonito adalah gaya permainan sepakbola indah yang  memadukan unsur skill individu  dan kerja sama para pemain. Dalam gaya permainan ini, tidak jarang kita melihat tubuh para pemain bergerak lincah seperti menari-nari di lapangan. Kemunculan gaya permainan ini memang banyak dipengaruhi oleh tarian tradisional asal Brasil yang bernama samba. Seorang sosiolog Brasil, Gilberto Freyre, dalam bukunya yang terbit tahun 1959 menyebutkan, “Sudah menjadi kebiasaan orang Brasil memainkan tarian untuk mengurangi beban pikiran dalam pekerjaan atau kehidupan keseharian. Itu sebabnya, orang  Brasil bermain bola seolah-olah itu tarian”. Jogo bonito  mulai dikenal publik sekitar  akhir 1950-an dengan ditandai oleh pencapaian emas Brasil di ajang Piala Dunia. Tim yang  pernah menggunakan gaya permainan ini adalah timnas Brasil dan sejumlah klub sepakbola asal Brasil.

  1. c.       Kick and Rush

Dalam bahasa Inggris, arti dari kick and rush adalah tendang dan serbu. Kick and rush merupakan sebuah gaya permainan sederhana yang memadukan unsur kekuatan dan kecepatan. Gaya permainan ini murni hanya berpatokan pada 2 hal, yakni kecepatan dan fisik, sehingga penganut gaya ini pasti akan menempatkan orang-orang terbaik di sektor sayap.  Dengan kombinasi umpan-umpan silang, sayap-sayap inilah yang akan mengobrak-abrik jantung pertahanan lawan. Metode yang mengandalkan umpan-umpan panjang yang merupakan bagian dari Kick and Rush, pertama kali dikemukakan oleh Charles Reep, seorang veteran tentara Inggris yang kemudian menjadi pengamat sepak bola pada tahun 1950an. Dalam pengamatannya yang kerap menyaksikan gol dari sebuah proses tak lebih dari tiga kali umpan, membuatnya menarik kesimpulan sangatlah penting jika si kulit bundar secepatnya dikirim ke arah gawang lawan, sehingga peluang gol semakin besar. Gaya kick and rush menjadi sangat populer di tahun 1966, tepatnya saat Inggris berhasil menjadi juara dunia dengan menggunakan gaya ini. Tim yang sering menggunakan gaya permainan ini adalah tim-tim yang berasal dari Britania Raya serta sejumlah klub sepakbola  asal Inggris.

  1. Total Football

Dalam bahasa Inggris, arti dari total football adalah sepakbola dengan totalitas. Total football adalah sebuah gaya permainan dalam sepakbola yang mengandalkan permainan kolektivitas tim, baik dalam menyerang maupun bertahan. Konsep total football adalah di mana semua pemain bertahan harus menjadi penyerang, dan semua penyerang harus menjadi pemain bertahan, sehingga pemain dapat berpindah-pindah posisi setiap saat. Tootal football sendiri bisa muncul dan dikenal berkat pemikiran seorang pelatih hebat asal Belanda yang bernama Rinus Michel. Gaya permainan ini mulai populer di masyarakat dunia sekitar akhir 1960-an hingga 1970-an, atau tepatnya setelah klub Ajax Amsterdam meraih berbagai gelar dan timnas Belanda menjadi Runner-up Piala Dunia. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan ini adalah Ajax Amsterdam, timnas Belanda, timnas Belgia dan Barcelona di masa kepelatihan Johan Cruijff.

  1. a.       Catenaccio

Dalam bahasa Italia, catenaccio berarti  gerendel atau pintu baut. Catenaccio merupakan sebuah gaya permainan yang mengandalkan pressure (tekanan) ketat di daerah pertahanan sendiri dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik (counter attack) ke daerah lawan. Ciri khas dari permainan ini adalah adanya man to man marking (penjagaan satu lawan satu) dan pemain yang berfungsi sebagai libero. Gaya permainan ini muncul berkat hasil dari pemikiran dua orang pelatih hebat yang berasal dari Italia dan Argentina, yakni Nereo Rocco dan Franco Helenio Herrera. Catenaccio sendiri mulai populer sekitar akhir 1960 hingga 1970-an, tepatnya saat Inter Milan meraih berbagai gelar di berbagai ajang dengan menggunakan gaya permainan tersebut. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan catenaccio adalah timnas Italia, Inter Milan, Padova dan Triestina

  1. b.      Tiki-taka

Tiki-taka merupakan sebuah gaya permainan sepak bola yang mengandalkan umpan-umpan pendek dengan pergerakan yang dinamis, memindahkan bola melalui beragam saluran, serta mempertahankan penguasaan bola. Dalam gaya permainan ini, kita dapat melihat adanya gaya yang ofensif sekaligus defensif. Hal ini dikarenakan tim yang memainkan tiki-taka selalu menguasai bola, sehingga tidak perlu adanya pergantian antara bertahan dan menyerang. Menurut banyak pihak, kemunculan tiki-taka banyak dipengaruhi oleh gaya bermain yang dipopulerkan dan diterapkan oleh Johan Cruyff semasa menjadi manajer Barcelona pada tahun 1988 hngga 1996. Gaya ini terus dikembangkan di bawah pelatih asal Belanda lainnya, Louis Van Gaal dan Frank Rijkaard. Tiki-taka sendiri mulai populer sekitar 8 tahun belakangan ini, atau tepatnya setelah Barcelona dan tim nasional Spanyol meraih berbagai gelar bergengsi dengan menggunakan gaya permainan ini. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan ini adalah timnas Spanyol, Barcelona dan Villareal.

  1. c.       Body Crash Football

Menurut bahasa Inggris, arti dari body crash football adalah sepakbola dengan fisik keras. Body crash football merupakan sebuah gaya permainan  yang sangat mengandalkan kekuatan dan ketahanan fisik para pemainnya. Oleh sebab itu, dalam gaya permainan ini, tidak jarang kita melihat  para pemain sering menggunakan tubuhnya dalam mempertahankan dan merebut bola. Masih belum jelas kapan dan bagaimana gaya permainan ini dapat populer. Yang jelas, kemunculan gaya permainan ini banyak dipengaruhi oleh pemain asal benua Afrika yang merumput di Eropa. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan ini adalah tim yang memiliki pemain dengan tubuh yang relatif besar, seperti timnas-timnas asal benua Afrika, Denmark, Norwegia, Swedia, dan negara-negara skandinavia lainya.

  1. h.      Parkir Bus

Dalam bahasa inggris, arti dari parkir bus adalah memarkir bis. Parkir bus adalah sebuah gaya permainan ultra defensif dengan cara menumpuk pemain di area kotak penalti sendiri agar tidak kebobolan. Tidak tanggung-tanggung, dalam gaya permainan ini biasanya ada sembilan pemain yang bertahan di area kotak penalti sendiri. Pemain yang seharusnya beroperasi sebagai gelandang dan penyerang justru bertahan layaknya “bis yang terparkir”. Gaya permainan ini mirip dengan gaya permainan catenaccio. Gaya permainan ini muncul berkat pemikiran pelatih-pelatih jenius seperti Jose Mourinho dan Roberto Di Matteo yang selalu mencari cara untuk membendung dan menaklukkan tiki-taka milik Barcelona. Gaya permainan parkir bus mulai populer sekitar  dua atau tiga tahun belakangan ini, atau tepatnya setelah Inter Milan dan Chelsea berhasil mengalahkan Barcelona di ajang Liga Champions Eropa dengan menggunakan gaya permainan ini.. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan ini adalah Chelsea, Inter Milan dan Glasgow Celtics.

  1. Tango

Istilah tango merujuk pada tarian khas Argentina yang bernama tango. Tango adalah sebuah gaya permainan sepakbola yang  memadukan unsur skill individu  dan kerja sama para pemain. Gaya permainan ini mirip dengan jogo bonito. Perbedaannya, jogo bonito lebih memanfaatkan kelincahan tubuh, sementara tango lebih memanfaatkan kelincahan dan kecepatan kaki para pemainnya. Oleh sebab itu dalam gaya permainan ini tidak jarang kita melihat kaki para pemain  bergerak gesit, contohnya Lionel Messi, Sergio Aguerro, dan Diego Maradona. Sama halnya dengan jogo bonito, kemunculan gaya permainan ini memang banyak dipengaruhi oleh tarian tradisional, lebih tepatnya tarian khas asal Argentina yang bernama tango. Gaya permainan ini mulai populer sekitar era 1970-an dan 1980-an, tepatnya saat timnas Argentina menjadi juara dunia. Tim yang pernah menggunakan gaya permainan ini adalah timnas Argentina.

 

Sumber referensi :

http://groups.yahoo.com/neo/groups/indonesia_damai/conversations/topics/20598

http://badak-jawa.blogspot.com/2010/07/di-dunia-sepak-bola-brasil-merupakan.html

http://rikimakaro.blogspot.com/2013/05/gaya-permainan-sepakbola-style-of.html

http://sekedar-tahu.blogspot.com/2010/02/kumpulan-gaya-bermain-sepak-bola-eropa.html

http://www.teenage-corner.com/2012/06/macam-macam-gaya-permainan-bola.html

http://analisabola.com/2013/02/permainan-total-football-inovasi-terbaik-dalam-strategi-sepak-bola/

http://footballsharing.blogspot.com/2010/05/profil-karl-rappan.html.

http://bianconneri-bola.blogspot.com/2012/11/sejarah-catenaccio.html

http://www.goal.com/id-ID/news/1362/sepakbola-belanda/2013/05/21/3994609/profil-rinus-michels-sang-penemu-total-football

http://www.indomanutd.org/showthread.php?t=1246

http://bola.inilah.com/read/detail/1951182/taktik-kick-and-rush-kian-tergerus-zaman

http://id.wikipedia.org/wiki/Tiki-taka

http://aura-azzura.blogspot.com/2010/07/total-football.html

http://vikhramaditya.blogspot.com/2012/04/negara-dan-filosofi-sepakbolanya.html.

http://olahraga.plasa.msn.com/football/republika/bern-schuster-jengkel-dengan-strategi-parkir-bus

http://dika-juventini1-fisip07.web.unair.ac.id/artikel_detail-45691-Sepak%20Bola-Parkir%20Bus,%20istilah%20baru%20sepakbola.html#.UlWFfazIFKg

 

 

 

CR 7 Berpikir Realistis

Berada di grup maut tentunya bukanlah  harapan bagi semua pemain  sepak bola. Begitu pun dengan sang pemilik kaki termahal di dunia ini,Cristiano Ronaldo. Pasalnya,  sang mega bintang mulai berpikir realistis. “Kami berada di grup yang paling berat . Denmark ,Jerman,  dan Belanda adalah tim  yang mengalahkan kami di grup saat kualifikasi. Kami akan berusaha meski berat,” ucap sang bintang.

Dua dari empat negara yang menghuni grup B (grup neraka) pasti akan tersisih di fase awal . Memang aneh jika salah satu dari dua negara yang tersisih tersebut adalah negara yang dihuni oleh sang pemain termahal di muka bumi ini .Namun , inilah kompetisi . Ada yang menang  dan  ada yang harus kalah.

“Saya akan berpikir realistis. Namun ,  saya  punya harapan yang beralasan bahwa kami akan lolos dari grup. Kami bukan favorit, dan itu lebih baik,” kata sang mega bintang.

Ronaldo  memprediksi tak akan ada banyak kejutan di turnamen tahun ini. Dengan berpikir realistis ,  Ia mengatakan bahwa  Spanyol masih menjadi unggulan dan juga tim terkuat. “Saya pikir Euro kali ini tidak akan banyak kejutan. Spanyol sangat kuat dan di belakang mereka ada beberapa tim jkuat untuk dihadapi,” ujarya.

Image

Wentira Ibukota Makhluk Astral

Pernakah anda mendengar kata Wentira ? Mungkin kata itu asing di telinga anda. Wentira adalah ibu kota makhluk astral di dunia ini. Begitulah yang di katakan oleh ustad Soleh Pati di acara Mr. Tukul jalan -jalan episode beberapa bulan yang lalu. Menurut beliau, di tempat yang sangat angker itu berkumpul hampir semua makhluk astral di dunia ini. Ada yang berasal dari Jawa, Filiphina, Turki, Jepang, dan lain-lain.

Menurut penarawangan beliau , Wentira memiliki peradaban yang sangat luar biasa dahsyat. Bahkan , kedahsyatannya mengalahkan New York atau negara manapun di dunia ini. Semua makhluknya makmur . Rumah mereka terbuat dari perak dan emas . Istana raja yuang menguasai tempat angker tersebut terbuat dari emas.

Konon, Wentira dipimpin oleh raja yang berasal dari jawa. Meskipun demikian , Wentira sendiri sebenarnya terletak di Sulawesi Tengah, tepatnya di sebuah gunung yang bernama Kebun Kopi, perbatasan Palu dan Parimo.

Memang, banyak kejadian aneh yang sering terjadi di Wentira menurut warga setempat. Dahulu, ada orang yang memesan sebuah barang dari Jakarta. Dia mengaku beralamat di Wentira . Setelah dicek kebenarannya , alamat tersebut fiktif. Hanya paranormal setempat yang mengetahui alamat tersebut. Pernah juga, ada seorang pemudah tampan yang diculik oleh putri bangsawan Wentira . Pemudah tersebut diajak untuk menikahi sang putri bangsawan yang merupakan makhluk astral . Hingga saat ini keberadaan sang pemudah belum jelas.

Untuk memperjelas dari tulisan saya ini , silahkan anda nonton Mr. Tukul jalan-jalan episode Wentira via Youtube. Sebab,  di situ anda  bisa lihat wentira itu seperti apa melalui lukisannya ustad Soleh pati.

Sekian dari saya . Mudah-mudahan berguna bagi anda.

ImageImage

Image